Secangkir Kopi Hitam

Puisi-Tentang-Kopi

Kopi Hitam... Menemaniku dimalam ini
Malam yang akan semakin sepi jika tanpa secangkir kopi.
Ku seruput sembari berimajinasi

Sering kali kuhilang kendali
Kelupaan ngopi sehari Tujuh Kali.

Hingga akhirnya ku terjatuh dalam lubang candu kopi.
Apa yang harus aku lakukan untuk mengurangi kebiasaanku ini?

Tanpa rokok, kopi ini masih terasa nikmat
Seringkali asam lambungku kumat
Dan akhirnya akupun harus kembali berobat.

Malam demi malam-pun kulalui
Tiada hari tanpa secangkir kopi
Ngopi sudah seperti kewajiban
Dengan inilah caraku menikmati pemberian Tuhan.

Ku belajar banyak dari kopi
Walaupun pahit, banyak sekali yang menggemari.

Tidak beda dari kehidupan
Kadang kala kumerasa tidak berkecukupan
Hidup memang pahit...
Apa lagi dengan banyak hutang yang melilit
Ku rasa hidupku menjadi semakin sulit

Sejenak ku mencoba melupakan ini
Dengan apa.??
Pastinya dengan secangkir kopi yang selalu setia menemaniku selama ini.

Nanang Irawan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel